-->

6 Cara Tepat Memberi Tugas Siswa yang Menyenangkan Saat Belajar di Rumah

6 Cara Tepat Memberi Tugas Siswa yang Menyenangkan Saat Belajar di Rumah

Urgensi.id - Pencegahan persebaran Covid19 atau Corona telah diberlakukan dengan tetap berada di rumah. Minimalisir berada di kerumumanan umum diberlakukan, tak terkecuali aktivitas sekolah. Saat ini pemerintah juga menutup sementara waktu aktivitas sekolah dan pusat perkantoran dan keagamaan. Adapun jargon yang digaungkan yakni bekerja dari rumah, belajar dari rumah dan beribadah di rumah.

Baca juga: Penilaian Risiko Pribadi Terkait Covid19

Beberapa pekan sudah terlewati, banyak suka duka dan cerita pengalaman datang dari para guru maupun siswa yang melaksanakan pembelajaran jarak jauh alias kelas online. Setiap sekolah memiiki caranya masing-masing dalam melaksanakan tugas kegiatan belajar mengajar secara online. Ada yang melalui pengiriman tugas via WhatsApp hingga melalui Google Classroom dan lain-lain.

Meskipun demikian, tetap saja masih ada keluh kesah datang dari para pelaksana tugas belajar dari rumah ini.

Beberapa diantaranya yang dikutip dari kompas.com yang memuat pernyataan pengaduan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Retno Listyarti bahwa ada orang tua yang mengeluh terhadap tugas yang diberikan guru kepada siswa dinilai memberatkan dan dikerjakan dalam waktu yang sempit.

Perlu diketahui pula, tugas antara satu guru dengan guru lain juga banyak. Anak-anak menjadi kelelahan dan tertekan akibat tugas berlebihan tersebut.

Keterangan Komisioner KPAI dirasa cukup memiliki alasan tepat. Adapun sebagian guru yang memberikan tugas justru membuat siswa tidak belajar kreatif. Alhasil, tugas yang berlebihan tersebut dirasa seperti metode tugas kuno yang sangat membosankan, diantaranya meringkas buku atau mengerjakan soal di lembar kerja siswa.

Baca juga: Buku Pelajaran Sekolah Bakal Di Rombak, Begini Penjelasannya

Lantas, bagaimana cara tepat memberi tugas online kepada siswa yang menyenangkan selama belajar di rumah? Yuk simak ulasannya yang dirangkum dari kompas.com berikut ini.

1. Buatlah Jadwal Terpadu
Jadwal terpadu antara guru yang mengajar di kelas tertentu harus disesuaiakan dengan sepengetahuan kepala sekolah. Hal ini agar tugas yang diberikan tidak menumpuk karena banyak guru yang mengajar di kelas yang sama. Salah satu cara ini dengan membuat rancang siklus dan sebaran tugas untuk setiap mata pelajaran di setiap kelas.

2. Tugas diberikan Secara Bertahap
Tugas diberikan bertahap agar siswa dapat mengerjakan secara maksimal. Siswa dapat belajar dan memahami apa yang dikerjakan. Selain itu, siswa tidak akan jenuh dan stress. Tugas yang diberikan secara bertahap membuat tugas dapat dikerjakan tepat waktu dan tidak menumpuk banyak.

3.Jadilah Guru yang Memiliki Empati
Beban siswa yang tidak didampingi selama belajar salah satunya akan merasa kebingungan. Oleh karena itu, peran guru sebagai pendamping belajar memiliki peran besar. Berdasarkan hal tersebut, maka guru perlu mengajak siswa melakukan refleksi pembelajaran dari rumah.

4. Guru Memberikan Tugas yang Membuat Bahagia
Wabah corona atau covid19 telah membuat banyak orang dalam kondisi khawatir dan cemas. Oleh sebab itu, guru diharapkan dapat membantu pemerintah agar siswa senantiasa dalam kondisi yang sehat di tengah wabah Covid19. Kondisi tidak bisa bersama dengan guru akibat social distancing mengharuskan  tugas yang  diberikan didesain agar siswa tidak tertekan.

Misalnya, ganti tugas meringkas dengan membuat peta pikiran hasil bacaan. Membuat peta pikiran akan membelajarkan siswa memaknai bacaan tanpa dipaksa. Imajinasi dan kreativitas siswa akan berkembang dan bisa membuat mereka bahagia. Tugas yang membahagiakan juga bisa dimulai dengan memberikan opsi atau pilihan kegiatan sehingga siswa bisa memilih jenis kegiatan yang mereka paling sukai untuk dikerjakan.

Pilihan kegiatan bisa guru memberikan pilihan juga bisa sangat terbuka diserahkan kepada siswa. Jika ini dilakukan mungkin akan melatih anak untuk berpikir kreatif dalam menentukan dan mendesain sendiri apa yang ingin mereka lakukan terkait tujuan pembelajaran yang disampaikan guru. Berikan juga tugas proyek individu, seperti menulis cerpen, membuat komik, membuat poster, menulis synopsis, menulis puisi, menulis skenario drama, melukis, membuat jurnal kegiatan selama belajar di rumah, atau membuat laporan tentang perkembangan wabah Covid 19.

5. Guru Memberi Apresiasi Siswa
Walaupun tanpa bertatap muka guru harus memberikan apresiasi pada tugas yang sudah dikerjakan siswa, salah satu caranya adalah memajangnya di akun medsos guru, ini adalah cara sederhana penuh bermakna.

6. Guru Mendampingi Siswa Dengan Hati
Jangan biarkan siswa merasa sendiri dalam melewati hari-hari belajar mandiri. Guru bisa bangun kebersamaan dan perlihatkan bahwa guru juga belajar, sama seperti mereka yang selalu menambah ilmu. Mendampingi dengan hati juga bisa dengan membangun kebersamaan dengan pertemuan daring untuk membahas tugas atau membahas kegiatan harian. Bantu siswa untuk memanfaatkan masa belajar di rumah untuk membangun kedekatan dengan keluarga dan memperbanyak ibadah. Agar hari berat dalam memutus rantai penularan Covid-19 ini bisa mereka lewati dengan bahagia. Siswa tidak boleh stress. Mereka harus tetap bersemangat hingga saat kembali ke sekolah tiba.

Sumber: Kompas.com (Titien Suprihatien, Guru SMPN 11 Batang Hari, Jambi)

Demikianlah artikel bermanfaat terupdate dari Urgensi.id semoga menjadi bermanfaat. [ash]

Tags :

bm
Redaksi: Urgensi.id

Media Kekinian Dengan Beragam Informasi Penting. Redaksi menerima berbagai macam tulisan. Kirimkan tulisanmu ke email: urgensi.id@gmail.com

Post a comment