Dampak Wabah Corona Terhadap Pendidikan, Begini Kebijakan Mendikbud Terbaru

Dampak Wabah Corona Terhadap Pendidikan, Begini Kebijakan Mendikbud Terbaru

Urgensi.id - Wabah Corona masih ada hingga saat ini, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim meniadakan UKK (Ujian Kompetensi Keahlian) bagi siswa SMK.

Hal ini sesuai surat edaran Mendibud, yakni Surat Edaran (SE) No. 4 Tahun 2020. Isi dari edaran surat tersebut menyebutkan bahwa Ujian Nasional (UN) dan UKK bagi siswa SMK ditiadakan.

Baca juga: Panduan Membuat Google Classroom untuk Kelas Online Gratis Bagi Guru

Penghapusan UKK disebabkan karena uji kompetensi tersebut harus dilakukan secara tatap muka dan sulit dilakukan secara online atau daring, ungkap Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Vokasi (Plt Dirjen Vokasi), Patdono Suwignjo.

"Bagi semua ini, hal terpenting adalah keselamatan jiwa terlebih dahulu, mengingat lagi ada wabah Covid-19, maka UKK SKM 2020 tidak diadakan, namun bukan  berarti tidak bisa menilai kompetensi keahian dari siswa" lanjutnya.

Lebih lanjut, Pardono menjelaskan ada empat cara sebagai pengganti UKK.

Pertama, penilaian menggunakan nilai kompetensi praktik siswa pada semester 1 sampai dengan semester 5. Hal ini dikarenakan  pada kurikulum terdapat komposisi praktik dengan proporsi 60%sampai dengan 70%.

Kedua, alternatifnya menggunakan penilaian praktik industri. Hal ini dikarenakan siswa SMK memiliki pelaksanaan praktik industri minimal tiga bulan pada semester 5.

Ketiga, menggunakan penialain ujisertifikasi keahlian siswa.

Baca juga: Panduan Membuat Soal Online dan Penilaian Langsung Otomatis Keluar

keempat, SMK bisa bekerja sama dengan LSP (Lembaga Setifikasi Profesi) maunpun insutri untuk melakukan uji sertifikasi kompetensi siswa SMK pasca wabah Covid19 berakhir.

Sumber: JPNN.com

Demikianlah artikel edukasi terbaru, semoga bermanfaat bagi bapak/ibu guru yang mengajar di SMK. [ash].

Tags :

bm
Redaksi: Urgensi.id

Media Kekinian Dengan Beragam Informasi Penting. Redaksi menerima berbagai macam tulisan. Kirimkan tulisanmu ke email: urgensi.id@gmail.com

Post a comment